Perang Sawit di PBB

0
12
Ketua GAPKI, Joko Supriyono . (Foto: Istimewa)

Gedung Perserikatan Bangsa-Bangsa jadi ajang silat lidah soal sawit Indonesia. AS dan Eropa sering tidak proporsional. Sengaja tekan CPO kita.

Menurut Joko Supriyono, Indonesia memiliki komitmen yang kuat untuk terus mencapai tata kelola perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan.”Mereka (Eropa dan Amerika Serikat,  red.) sering tidak proporsional dalam menilai dampak dari industri tertentu,”

Banyak kalangan mencium, tudingan pada CPO Indonesia sarat kepentingan bisnis. Itulah kepentingan negara-negara maju yang industri minyak nabati non-_sawitnya terancam oleh kemajuan ­industri minyak sawit Indonesia.

Sudah sejak lama kemajuan industri kelapa sawit Indonesia telah menjadi ancaman bisnis minyak kedelai, minyak bunga matahari dan minyak rapeseed di AS dan Eropa. Apalagi dengan program mandatory biofuels yang mewajibkan minyak nabati diprioritaskan untuk bahan bakar nabati di kedua negara tersebut.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here