Aris Budiman mengungkap ada kelompok yang menyetir KPK. Nama Novel Baswedan kembali muncul. KPK masih menolak Pansus.

0
6
Novel Baswedan dan Aris Budiman.(Foto: Istimewa)

Dari KPK yang memenuhi undangan Pansus hanya Direktur Penyidikan Brigjen Pol Aris Budiman. Apesnya, kehadiran Aris ini tidak dianggap sebagai wakil resmi KPK. Pimpinan KPK tidak memberi izin kepada Aris walau penyidik ini terlebih dulu sudah memberitahu salah satu komisioner. Dalam rapat dengar pendapat 29 Agustus 2017 di Ruang Rapat KK I, Lantai 1 Gedung Nusantara I, Aris memulai buka mulut tentang adanya “klik” yang berpengaruh di tubuh KPK.

“Saya selalu katakan kalau saya berbicara di sana ada ‘klik’ yang menurut saya itu membahayakan organisasi,” begitu ucapan Aris yang kemudian membuat anggota-anggota Pansus terperangah. .

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here